3 Asuransi yang Wajib Dimiliki Karyawan Swasta

23 Desember 2021



Ada beragam alasan yang dilontarkan seseorang ketika memutuskan enggan memiliki asuransi kesehatan. Bagi karyawan kantoran atau karyawan swasta, keengganan memiliki asuransi kesehatan swasta muncul karena merasa sudah cukup terlindungi asuransi kesehatan kantor. 

Sebuah cara berpikir yang sebetulnya harus diubah. Memang, kantor sudah memberikan asuransi kesehatan kepada karyawannya. Jumlah manfaat yang diberikan bervariasi, yakni mencapai Rp10-15 juta per tahun untuk biaya pengobatan rawat jalan dan Rp20-30 juta untuk biaya rawat inap.

Angkanya terlihat besar. Namun untuk urusan kesehatan, Rp10-30 juta bisa terasa sangat kecil. Apalagi bila jumlah itu untuk menanggung biaya kesehatan sang karyawan serta seluruh anggota keluarga. Contoh, karyawan A mendapat jatah manfaat asuransi kesehatan dari kantor Rp12 juta selama satu tahun atau Rp1 juta per bulan. Nah, sebanyak Rp7 juta habis untuk biaya vaksin dan kontrol anak (berusia 1-3 tahun) selama setahun. Lalu, Rp2 juta habis untuk perawatan gigi pasangan. Alhasil, manfaat rawat jalan dari asuransi kesehatan kantor tersisa yang bisa dimanfaatkan karyawan A hanya sebesar Rp3 juta.

Baca Juga
Manfaat Asuransi Kesehatan Terbaik
Urgensi Memiliki Asuransi Kesehatan Anak
Asuransi Kesehatan Sequis
Pahami Manfaat Asuransi Kesehatan
Hadapi Pandemi dengan Asuransi Kesehatan

Berkaca dari ilustrasi tersebut, ada baiknya karyawan kantoran juga mempertimbangkan menambah perlindungan dengan asuransi swasta. Dengan begitu, sang karyawan bisa mengatasi berbagai risiko kesehatan, jiwa, dan finansial pada masa depan dengan lebih baik.

Lantas, apa saja asuransi yang layak dimiliki oleh karyawan kantoran?

1. Asuransi Jiwa
Karyawan yang berstatus sebagai kepala keluarga serta pencari nafkah utama wajib memiliki asuransi jiwa. Dengan memiliki asuransi jiwa, Anda sudah memberikan perlindungan untuk pasangan dan anak. Misal ilustrasinya seperti ini: Anda sebagai satu-satunya pencari nafkah mengalami musibah dan meninggal dunia. Lantaran pemasukan atau uang per bulan terhenti karena Anda meninggal dunia, pasangan dan anak terancam krisis finansial dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kisah buruk itu tak akan terjadi bila Anda memiliki asuransi jiwa. Nantinya, Uang Pertanggungan (UP) dari asuransi jiwa bisa dimanfaatkan oleh ahli waris untuk melanjutkan hidup, bayar hutang, hingga membuka bisnis.

2. Asuransi Dana Pensiun
Ada keuntungan yang tidak didapat karyawan swasta dibanding Pegawai Negeri Sipil (PNS), yakni dana pensiun. Untuk menyiasati hal ini, karyawan swasta bisa membeli produk asuransi dana pensiun dari perusahaan asuransi swasta. Dengan perencanaan keuangan seperti ini, para karyawan swasta tidak perlu bingung ketika memasuki masa pensiun karena ada modal yang bisa digunakan dari asuransi.

3. Asuransi Kesehatan
Ingat, kesehatan adalah aset yang sangat berharga. Jadi, penting untuk melindunginya dengan baik. Perlindungan terbaik untuk kesehatan Anda adalah dengan memiliki asuransi kesehatan. Dengan memiliki asuransi kesehatan, Anda berkesempatan mendapatkan perawatan optimal ketika sakit. Selain itu, asuransi kesehatan juga memungkinkan Anda untuk tidak merisaukan biaya berobat yang terus naik. Anda hanya perlu fokus ke pemulihan karena biaya pengobatan dan perawatan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Bila butuh bantuan untuk diskusi tentang produk asuransi, jangan ragu menghubungi Sequis Personal Assistant di www.sequis.co.id atau Sequis Care di nomor (62-21) 2994 2929, atau  e- mail ke care@sequislife.com.

Butuh bantuan ?