Beragam Hoaks yang Mengiringi Asuransi di Masyarakat

18 Oktober 2020



Asuransi jiwa/kesehatan secara umum berperan untuk melindungi kondisi finansial keluarga atau menanggung kerugian finansial akibat risiko yang tidak terduga, semisal harus dirawat di rumah sakit atau meninggal dunia. 

Dengan manfaat tersebut, keberadaan asuransi tentunya terasa begitu penting. Anehnya, banyak masyarakat yang belum menyadari manfaat tersebut. Penyebabnya bisa karena beberapa faktor, di antaranya kurang pemahaman, berita miring mengenai asuransi, hingga mitos-mitos yang kerap tersebar di masyarakat. 

Masih muda dan single belum butuh asuransi
Begitu kiranya anggapan yang beredar di masyarakat pada saat ini. Umur dan kesehatan memang tidak ada yang tahu. Tapi itu bukan berarti Anda tidak membutuhkan asuransi jiwa/kesehatan ketika masih muda.  Jika hal tak terduga terjadi seperti sakit, kecelakaan atau kematian dan kebetulan Anda memiliki utang (cicilan apartemen atau kartu kredit), keluarga terutama orang tua pasti akan terbebani. 

Agen asuransi hanya mencari untung
Hal ini juga sudah sejak lama melekat di masyarakat. Namun pada kenyatannya, Agen asuransi bertugas untuk memperkenalkan, menjelaskan, membantu memilih produk yang tepat untuk nasabah, serta memberikan layanan sebaik-baiknya. Selain itu, mereka juga memiliki kewajiban membantu nasabah saat proses pengajuan klaim. 

Cukup Punya Asuransi dari Kantor
Kini, memang sudah banyak perusahaan yang memfasilitasi para pegawainya dengan asuransi.  Namun, asuransi tersebut biasanya memiliki batasan dan ketentuan khusus. Sehingga belum tentu cukup menanggung seluruh beban biaya yang sewaktu-waktu bisa datang ketika keadaan darurat. Lagipula, asuransi kesehatan/jiwa tersebut tidak akan berlaku ketika Anda resign dari kantor. Alhasil, Anda jadi tidak memiliki proteksi diri yang cukup untuk diri Anda dan keluarga.

Asuransi mahal, rumit, sulit diperoleh, dan hanya untuk orang kaya
Mitos ini sudah ada sejak lama. Biasanya disebabkan karena publik kurang cermat memperhatikan isi polis asuransi. Kenyataannya, kita dapat menyesuaikan jenis asuransi dan premi dengan kondisi keuangan pribadi. Ada lho asuransi jiwa dengan premi mulai dari puluhan ribu. Selain itu, perkembangan zaman dan teknologi membuat asuransi kesehatan/jiwa tidak lagi rumit untuk diurus. Kini, selain Anda tidak perlu datang ke kantor cabang penyedia jasa asuransi karena ada tenaga pemasaran yang dapat membantu, Anda juga bisa melakukan proses transaksi dengan perusahaan asuransi melalui aplikasi online atau berinteraksi dengan layanan nasabah lewat live chat di website atau  nomor whatsapp. Berbagai sumber informasi dan referensi mengenai asuransi jiwa juga bisa didapat secara online.

Semoga ulasan di atas bisa membantu Anda untuk meluruskan berbagai mitos-mitos keliru mengenai asuransi jiwa. Dengan informasi yang tepat, Anda bisa lebih paham dalam memilih dan membeli asuransi kesehatan/jiwa serta mendapatkan manfaatnya untuk hari esok yang lebih baik.
 

Butuh bantuan ?