Perbedaan Asuransi Jiwa dan Kesehatan

20 Juli 2020



Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan tentang asuransi adalah apa perbedaan antara asuransi jiwa dan kesehatan. Untuk menjawabnya, Anda harus memahami dulu manfaat perlindungan asuransi. 

Sebagai contoh, dalam sebuah keluarga terdapat salah satu anggota keluarga yang sakit. Selain harus menanggung beban kesedihan yang mungkin terjadi karena kondisi sakit yang menimpa salah satu anggotanya, keluarga tersebut juga harus menanggung beban finansial tagihan rumah sakit untuk menyembuhkan anggota keluarganya. 

Tidak jarang kita melihat sebuah keluarga yang jatuh bangkrut karena kehabisan dana untuk membayar tagihan rumah sakit. Berapapun jumlah tabungan yang disimpan seakan tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan beban tanggung jawab membayar tagihan rumah sakit yang tidak murah.

Jika Anda menempati posisi sebagai anggota keluarga tersebut, apa kontribusi yang bisa Anda berikan? Bagaimana cara untuk mengamankan aset keluarga meski dana yang dihabiskan untuk proses penyembuhan sangat besar? Anda dapat mengandalkan asuransi kesehatan. Produk asuransi kesehatan akan membantu keluarga dalam membayarkan biaya pengobatan yang melambung tinggi dengan proses klaim yang mudah serta tidak rumit bisa secara cashless (nontunai) maupun reimbursement (penggantian biaya).

Kemudian seandainya anggota keluarga yang dimaksud pada ilustrasi cerita di atas meninggal dunia, jika Anda memiliki asuransi jiwa maka perusahaan asuransi jiwa yang menanggung
Asuransi jiwa adalah program perlindungan dalam bentuk pengalihan risiko atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. 
 
Perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan dapat dilihat dari tiga aspek yaitu manfaat, jenis proteksi, dan proses klaim. Berikut deskripsinya:

1.    Manfaat
Di asuransi kesehatan, beberapa beban biaya yang akan mendapat perlindungan antara lain biaya rawat inap di rumah sakit, biaya rawat jalan, biaya operasi, hingga obat-obatan selama masa perawatan sesuai yang dipertanggungkan dalam polis nasabah. 

Sedangkan di asuransi jiwa mempunyai kewajiban untuk memberikan sejumlah uang pertanggungan yang telah ditentukan kepada yang ditunjuk (biasanya ahli waris) jika terjadi kematian.

2.    Jenis proteksi
Jika dipandang dari manfaatnya, jaminan kesehatan dibagi menjadi jaminan yang diberikan oleh pemerintah yaitu BPJS Kesehatan yang wajib dimiliki oleh semua warga negara Indonesia dan jaminan kesehatan swasta yang biasanya dikelola oleh perusahaana suransi. Asuransi dapat berperan sebagai pendamping biaya-biaya yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan

3.    Proses klaim
Untuk proses klaim proteksi kesehatan, para nasabah dapat memanfaatkan kartu cashless asuransi di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi dan penanganan medis akan segera dilakukan atau dengan sistem penggantian biaya berobat  yang biasa disebut reimbursement.

Asuransi jiwa dan kesehatan memiliki perbedaan fungsi namun saling melengkapi untuk memberikan perlindungan dari risiko tak terduga di masa depan. 

Di Sequis, Anda dapat memiliki produk dasar asuransi jiwa seperti Q Smart Life yang dapat dikombinasikan dengan rider (produk asuransi tambahan), misalnya proteksi kesehatan. Salah satu produk rider unggulan Sequis adalah  Sequis Q Infinite MedCare Rider (SQIMC) yang memiliki manfaat kesehatan hingga Rp90 miliar per tahun. Penasaran dengan keunggulan lain produk ini? Silakan langsung menyimaknya di sini. Jika ingin berkonsultasi pada kami, Anda dapat menghubungi Sequis Personal Assistant melalui live chat di sequis.co.id. Anda juga dapat menghubungi Sequis Care di nomor telepon (62-21) 2994 2929 atau mengirimkan email ke care@sequislife.com.

Butuh bantuan ?