Alasan Kenapa Freelancer Butuh Asuransi Terbaik

Rabu, 29 April 2020



Memilih jalan sebagai pekerja lepas (freelancer) tidak lagi tabu. Kebebasan waktu dan tempat dalam bekerja ditambah pendapat yang bisa lebih besar dari pegawai kantor menjadi beberapa alasan yang melatarbelakangi masyarakat untuk mengambil pilihan kerja tersebut. 

Namun, menjadi freelancer bukan tanpa kekhawatiran. Pendapatan yang tidak didapatkan secara rutin tiap bulan membuat freelancer harus pandai mengelola keuangan. Tuntutan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat yang diinginkan klien juga membuat freelancer harus kerja ekstra keras sehingga mengabaikan jam istirahat. Alhasil, kondisi kesehatan jadi sering terganggu. Nah, beda halnya dengan pegawai kantoran yang memiliki asuransi dari perusahaan, freelancer perlu menggunakan dompet pribadi untuk biaya rumah sakit dan berobat. 

Para pekerja lepas juga tidak punya jaminan uang pensiun untuk hari tua sebagaimana yang dimiliki oleh pegawai kantoran. Jadi, bila tidak lihai dalam pengelolaan uang, masa depan mereka dapat terancam kesulitan keuangan. 
Untuk menghadapi risiko-risiko tersebut, freelancer haruslah dibekali dengan proteksi diri berupa asuransi. 
Beberapa jenis asuransi terbaik untuk pekerja freelance di antaranya: 

1.    Asuransi Kesehatan
Sering tidur larut dan budaya minum kopi identik dengan gaya hidup freelancer. Sebuah kebiasaan yang justru bisa menimbulkan ragam penyakit seperti migrain, maag, stroke, jantung, dan sebagainya. Oleh sebab itu, alangkah baiknya bila setiap freelancer mempertimbangkan untuk memiliki proteksi kesehatan sebagai perlindungan dirinya. 

Asuransi kesehatan terbaik akan menyelamatkan finansial para pekerja lepas saat sakit melanda. Jadi, mereka tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam ketika tiba-tiba harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Untungnya lagi, jika memiliki perlindungan kesehatan, dimanapun para pekerja lepas berada, selalu tersedia rumah sakit rekanan yang dapat didatangi saat kondisi kesehatan tubuh tidak dapat diajak kompromi lagi.

2.    Asuransi Dana Pensiun
Freelancer harus mandiri secara finansial. Mereka harus sudi menyiapkan dana pensiun sejak dini . Tanpa perencanaan keuangan yang pasti, freelancer berpotensi menjadi beban finansial keluarga ketika sudah memasuki usia tidak produktif. 

3.    Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa terbaik juga dibutuhkan freelancer yang sudah memiliki keluarga dan tanggungan. Jadi, freelancer akan merasa tenang bila sewaktu-waktu harus meninggalkan keluaga yang menjadi tanggungan. Kehidupan mereka, terutama dana pendidikan Anak akan tetap tersedia dari Uang Pertanggungan (UP) asuransi jiwa. 

4.    Proteksi Perjalanan
Ada beberapa pekerjaan freelance yang mesti dilakukan di luar ruangan. Bahkan tak jarang harus menempuh perjalanan yang jauh. Tentu diperlukan perlindungan khusus untuk mengantisipasi kerugian berupa kecelakaan ketika sedang melakukan perjalanan. Proteksi tersebut bisa didapatkan dengan memiliki asuransi kecelakaan. 

Menjadi pekerja lepas boleh saja. Tapi harus dibekali dengan perlindungan dan pengelolaan keuangan yang benar. Sequis menyediakan produk-produk asuransi terbaik yang cocok untuk proteksi freelancer. Silakan klik di sini. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Sequis Personal Assistent untuk menemukan proteksi yang paling tepat untuk pekerjaan dan kondisi keuangan.  Anda juga bisa menghubungi Sequis Care di nomor telepon (62-21) 2994 2929 atau email ke care@sequislife.com.

Butuh bantuan ?