Lebih Baik Punya Asuransi Jiwa atau Kecelakaan Diri?

Rabu, 10 April 2019

Setiap pekerjaan tentu memiliki risiko yang berbeda. Jenis asuransi perlindungan yang dimiliki juga harus disesuaikan dengan risiko pekerjaan tersebut. Misalnya, apabila Anda bekerja di sebuah proyek pertambangan, maka asuransi jiwa atau asuransi kecelakaan diri dapat dipilih. Hal ini penting untuk diperhatikan sebab pekerjaan di kawasan pertambangan memiliki risiko keselamatan yang sangat tinggi. Untuk itu, sebelum memutuskan apakah Anda akan memilih asuransi jiwa atau kecelakaan diri, hal-hal berikut ini wajib diperhatikan. Yuk, simak dan pelajari dengan baik:

Detail fungsi asuransi
Pada dasarnya, baik asuransi jiwa maupun asuransi kecelakaan diri, keduanya sama-sama memberi perlindungan kepada Anda dari kerugian akibat hal yang tidak terduga. Namun demikian, detail fungsi asuransi jiwa ataupun asuransi kecelakaan diri tentu berbeda. Asuransi jiwa berfungsi melindungi Anda dari berbagai risiko yang mengakibatkan kematian, kecuali bunuh diri dan pengecualian lainnya yang tertera pada isi polis Anda. Sedangkan, asuransi kecelakaan diri berfungsi dalam memberi perlindungan diri dan memberikan manfaat berupa santunan kematian, cacat total dan tetap yang disebabkan oleh kecelakaan.

Jangka waktu perlindungan
Selain memiliki manfaat yang berbeda, asuransi jiwa atau kecelakaan diri juga memiliki perbedaan dalam jangka waktu perlindungan. Apabila asuransi jiwa dapat memberi perlindungan hingga usia 100 tahun, maka asuransi kecelakaan diri justru memiliki jangka waktu lebih pendek sesuai dengan perjanjian. Jadi, apabila Anda memiliki polis asuransi kecelakaan diri yang berlaku selama 10 tahun, maka setelah masa kontrak selesai, Anda perlu memperbarui perjanjian lagi untuk mendapatkan perlindungan keselamatan.

Syarat pertanggungan
Asuransi jiwa dapat dimiliki oleh siapa saja, baik karyawan, wiraswasta, atau ibu rumah tangga sekali pun. Asuransi jiwa dapat memberi Pertanggungan bagi pemegang asuransi sesuai dengan polis yang dimiliki. Termasuk apabila terjadi risiko kematian, maka Uang Pertanggungan dapat diberikan kepada ahli waris. Sebaliknya, asuransi kecelakaan diri hanya perlu dimiliki bagi Anda yang bekerja dan memiliki risiko/mobilitas tinggi.

Uang Pertanggungan yang diberikan
Uang Pertanggungan yang diberikan oleh asuransi jiwa memang sengaja ditujukan untuk memproteksi Anda dari beragam risiko kematian, cacat tetap total ataupun kematian akibat kecelakaan. Namun demikian, Uang Pertanggungan asuransi kecelakaan diri lebih mencakup proteksi secara menyeluruh, mulai dari perawatan, cacat sementara, cacat permanen hingga kematian akibat kecelakaan lalu lintas, keracunan, penyebaran virus, gas beracun.

Waktu pembelian asuransi
Dalam mempertimbangkan kepemilikan asuransi jiwa atau kecelakaan diri, Anda juga harus memperhatikan waktu pembelian asuransi tersebut. Mengingat kedua asuransi tersebut penting untuk memberi perlindungan terhadap diri dan keluarga Anda. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk pembelian asuransi jiwa ataupun asuransi kecelakaan diri adalah sedini mungkin. Sebelum terjadi risiko atau hal-hal yang tidak Anda inginkan. Dengan begitu, Anda bisa hidup lebih aman dan nyaman berkat asuransi jiwa maupun kecelakaan diri.

Bagaimana, sudahkah Anda menemukan pilihan jenis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan? Jika Anda ingin dipandu secara langsung oleh personal care Sequis, hubungi di nomor telepon (62-21) 2994 2929 atau email ke care@sequislife.com. Hidup akan selalu punya kejutan, Plan The Unplanned with Sequis!

Butuh bantuan ?