Kenali Macam Asuransi Jiwa Agar Sesuai Kebutuhan

16 Desember 2020



Kini sudah banyak sekali perusahaan asuransi di Indonesia yang menawarkan berbagai macam produk asuransi dengan segala keunggulannya. Namun Anda jangan asal membeli. Asuransi jiwa yang dipilih harus sesuai kebutuhan. 

Oleh karena itu, lebih baik Anda memahaminya lebih dulu sebelum menemui agen asuransi. Jika sudah paham, Anda tinggal mengkonsultasikan kebutuhan asuransi Anda kepada agen.

Macam-macam Asuransi Jiwa
Ada bermacam-macam produk asuransi jiwa yang beredar. Produk-produk itu tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tujuan adanya berbagai macam pilihan produk asuransi jiwa adalah agar calon nasabah bisa menemukan jenis asuransi yang sesuai kebutuhan dengan berbagai macam besaran preminya. 

1.    Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)
Asuransi jiwa berjangka ini memberikan perlindungan kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu. Biasanya asuransi jiwa berjangka memiliki jangka waktu 5, 10 dan 20 tahun.  Asuransi jenis ini sangat cocok bagi Anda yang mempunyai tujuan jangka pendek, menengah atau panjang. Ada juga produk asuransi jiwa berjangka layaknya tabungan untuk kebutuhan dana besar seperti naik haji atau persiapan pension, ada juga yang disertai dengan jaminan pengembalian premi.

Pada umumnya Asuransi jiwa berjangka memiliki kelebihan menawarkan Uang Pertanggungan yang nilainya cukup besar dan Asuransi jiwa berjangka ini memiliki tarif premi yang cukup terjangkau. 

Sementara kekurangan dari asuransi ini adalah tertanggung bisa kehilangan uang premi yang telah dibayarkan begitu kontrak telah selesai apabila tertanggung tidak meninggal dunia hingga kontrak berakhir. Namun hal ini tergantung perusahaan masing-masing. Untuk itu tanyakan terlebih dahulu secara detail kepada perusahaan asuransi.

2.    Asuransi Seumur Hidup (Whole Life)
Berbeda dengan asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup memiliki masa pertanggungan hingga 100 tahun. Asuransi ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mempersiapkan bekal keuangan keluarga. Ahli waris akan mendaptkan Uang Pertanggungan (UP) yang cukup besar.

Kelebihan dari asuransi jiwa seumur hidup adalah terdapat nilai tunai selama masa perlindungan selain Uang Pertanggungan dan tidak perlu bayar seumur hidup untuk perlindungan seumur hidup.

3.    Asuransi Jiwa Dwiguna
Sesuai dengan namanya, asuransi dwiguna ini memiliki dua manfaat utama yaitu bisa dipakai sebagai asuransi jiwa berjangka dan juga tabungan. Asuransi ini sangat cocok untuk Anda yang menginginkan jaminan ketersediaan dana pendidikan, dana pensiun dan dana tak terduga lainnya di masa depan.

Kelebihan dari asuransi dwiguna adalah bisa mendapatkan manfaat meninggal dunia dan manfaat hidup. Selain itu, asuransi ini juga memiliki nilai tunai yang bisa diambil ketika kontrak berakhir atau pada jangka waktu tertentu. Sementara kekurangan dari asuransi ini adalah tarif premi yang lebih mahal daripada asuransi jiwa berjangka karena mencakup dua hal yaitu asuransi dan tabungan.

4.    Asuransi Jiwa Unit Link
Asuransi jiwa unit link adalah asuransi yang memiliki manfaat proteksi dan investasi. Asuransi ini sangat cocok bagi Anda yang pemula dalam hal investasi sekaligus ingin melindungi diri dan keluarga dari kerugian finansial di masa datang;

Kelebihan dari asuransi unit link ini adalah adanya hasil investasi yang berfluktuasi tergantung kondisi pasar setiap tahunnya. Jika kondisi pasar bagus maka Anda akan menikmati hasil investasi yang lebih tinggi dari tabungan biasa. Sementara kekurangan asuransi jiwa unit link dibanding asuransi jiwa berjangka adalah Uang pertanggungan yang didapatkannya tergolong rendah atau lebih kecil dari asuransi jiwa berjangka.

Demikian uraian mengenai macam-macam asuransi jiwa. bagaimana sudah ada gambaran? Bila ingin berkonsultasi langsung, bisa hubungi Sequis Center di nomor telepon (+62-21) 2994 2929.

Butuh bantuan ?