Manfaat Asuransi Penyakit Kritis dan Alasan Harus Memiliki


Akibat yang ditimbulkan oleh penyakit kritis bisa sangat berbahaya


Ada beragam produk asuransi yang ditawarkan kepada masyarakat pada saat ini. Di antaranya asuransi pendidikan, properti, jiwa, kesehatan, dan lain-lain. Ada pula asuransi penyakit kritis. Sebuah bentuk perlindungan yang diberikan kepada nasabah yang didiagnosis penyakit kritis yang berbahaya, berbiaya besar, dan berakibat kematian.

Akibat yang ditimbulkan oleh penyakit kritis bisa sangat berbahaya. Baik itu secara kesehatan maupun keuangan. Pengobatan untuk penyakit kritis sangat besar ditambah lagi kondisi keuangan keluarga akan terganggu karena Anda dipastikan tidak bisa bekerja atau menjalankan usaha selama dalam masa pengobatan penyakit kritis.

Kenapa Penyakit Kritis Bisa Timbul?
Ada banyak faktor yang membuat seseorang menderita penyakit kritis. Berikut ini di antaranya:
1. Kurang olahraga
2. Pola makan tidak sehat 
3. Perokok aktif. Merokok bisa menimbulkan penyakit kardiovaskuler seperti jantung dan stroke
4. Penyakit keturunan/ riwayat kesehatan keluarga. Penyakit keturunan yang paling sering ditemui adalah diabetes.

Perlukah memiliki asuransi penyakit kritis?
Seseorang yang sudah menjaga pola makan sehat dan rajin berolahraga tetap berpotensi mengidap penyakit tertentu. Jadi, asuransi penyakit kritis tetap diperlukan oleh setiap orang.
Patut diketahui, banyak biaya yang akan dikeluarkan untuk membayar biaya pengobatan dan perawatan saat seseorang terkena penyakit kritis. Nahasnya, biaya yang dibutuhkan tidak sebanding dengan pendapatan masyarakat pada umumnya. 

Ada hal yang perlu Anda pahami sebelum memutuskan memiliki asuransi penyakit kritis. Berikut ini beberapa di antaranya:

1.    Penyakit yang ditanggung
Biasanya ada 3 penyakit utama yang bisa dibiayai, yaitu penyakit yang berhubungan dengan jantung, ginjal, dan otak. 

2.    Manfaat
Pelajari manfaat yang ditawarkan oleh asuransi penyakit kritis yang hendak dimiliki. Anda harus membaca dengan cermat hal-hal apa saja yang ditanggung dan tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi. Pastikan pula besaran manfaat yang akan ditanggung perusahaan asuransi (ditanggung sebagian atau sepenuhnya) dan apakah ada batasan nominal keseluruhan selama masa periode asuransi berlangsung.

3.    Klaim
Cari tahu mengenai proses klaim asuransi penyakit kritis. Cari tahu apakah manfaat asuransi yang ingin Anda miliki bisa diklaim lebih dari satu kali. Bila tidak, artinya Anda tidak bisa mengklaim asuransi untuk yang kedua kalinya setelah Anda mengidap penyakit kritis tertentu yang sesuai dengan daftar penyakit berbahaya di produk asuransi yang Anda pilih.

Sequis menyediakan produk Asuransi Penyakit Kritis (Critical Illness) dengan beragam pilliihan manfaat dan harga premi yang dapat disesuaikan dengan kemampuan. Jangan ragu menghubungi Sequis Personal Assistant di https://www.sequis.co.id. Anda juga bisa menghubungi Sequis Care di nomor telepon (62-21) 2994 2929 atau email ke care@sequislife.com.

Butuh bantuan ?