Pengertian, Keuntungan dan Jenis – Jenis Investasi

Jumat, 27 Juli 2018

Investasi? Apa itu Investasi? Untuk orang yang masih awam berinvestasi maka akan sulit memahami makna dan penggunaannya. 

Banyak orang yang mungkin masih bertanya–tanya bagaimana cara melakukan investasi yang benar agar nantinya tidak mengalami kerugian? Kemudian ada juga yang beranggapan bahwa investasi itu nantinya malah akan membuat bangkrut. Ada juga yang beranggapan bahwa sepertinya investasi itu hanya bisa dilakukan oleh orang–orang kaya saja. 

Menurut KBBI dijelaskan bahwa istilah investasi berarti penanaman uang atau modal di suatu perusahaan yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebanyak–banyaknya. 

Jadi investasi itu sendiri secara sederhana merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan keuntungan di masa depan dengan melakukan penanaman uang atau modal. Melakukan investasi ini sama halnya ketika Anda menabung. Dalam melakukan kegiatan menabung kita memasukkan uang dalam celengan atau dalam rekening kita masing–masing. Namun apabila kita menabung maka uang yang telah kita kumpulkan tadi bisa sewaktu–waktu kita ambil begitu saja. 

Lain halnya jika Anda melakukan investasi. Investasi memiliki unsur perencanaan akan kebutuhan masa depan yang tidak dimiliki oleh instrumen menabung. Investasi memiliki tingkat pengembalian yang dapat jauh lebih tinggi dibandingkan menabung. Namun Investasi juga mengandung risiko atas pergerakan atau perubahan harga yang relatif tinggi dibandingkan dengan tabungan atau deposito. Karena faktor-faktor inilah investasi lebih cocok diambil untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang.   

Namun, uang yang telah Anda kumpulkan bisa menjadi bekal masa depan Anda kelak. Hal ini pastinya menguntungkan bagi para pelaku kegiatan investasi karena ketika di masa depan seseorang sudah tidak bisa mencari nafkah maka bisa menggunakan dana investasi yang telah ia kumpulkan sebelumnya. Ada beragam pilihan instrumen investasi yang dapat Anda pilih dalam berinvestasi sehingga sesuai dengan keinginan dan kemampuan ekonomi Anda 

Kini, Anda pun tak perlu khawatir bila ada yang mengatakan kalau melakukan investasi itu berarti uang akan hilang. Memang risiko tiap kita berinvestasi akan selalu ada, tapi kita bisa meminimalisasi risiko yang mungkin terjadi dengan investasi yang terdiversifikasi

Apabila Anda ingin meminimalisir penggunaan instrumen investasi yang kurang tepat maka Anda perlu terlebih dahulu mengenal dan mengerti profil dari jenis–jenis instrumen investasi yang akan Anda pilih. Dengan kita mengerti risiko–risiko yang mungkin dapat ditimbulkan ketika kita melakukan investasi, maka kita bisa meminimalisir atau bahkan bisa menghindari risiko yang mungkin terjadi dalam berinvestasi.

Ada jenis instrumen investasi yang tersedia bagi Anda di masa depan dan investasi ini tidak hanya diperuntukkan untuk orang–orang kaya saja, namun dapat dilakukan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Instrumen investasi ini adalah reksa dana. Reksa dana dapat dibuka hanya dengan nominal sebesar Rp 100.000 saja. Reksa dana menurut Undang-Undang (UU) Nomor 8 tentang Pasar Modal adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Reksa dana dibentuk oleh manajer investasi dan bank kustodian melalui akta kontrak investasi kolektif (KIK) yang dibuat notaris.  

Salah satu perusahaan yang menyediakan produk reksa dana adalah Sequis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai reksa dana yang ada di Sequis Asset Management, maka Anda bisa mengakses informasi lebih lanjutnya di laman resmi Sequis di www.sequisam.co.id atau email ke care@sequisam.co.id. Dalam berinvestasi dengan menggunakan reksa dana, Anda bisa mulai dengan mudah, cukup dengan menyisihkan uang Anda sebesar Rp 100.000,00 saja. Reksa dana juga dapat menjadi alternatif pilihan investasi yang tepat bagi para pemula untuk mulai berinvestasi.

Butuh bantuan ?