Sequis: Asuransi Jiwa | Asuransi Kesehatan | Investasi di Indonesia - Sequis - Your Better Tomorrow

Tahapan yang Harus Dilalui untuk Klaim Asuransi Jiwa

7 September 2023



Asuransi jiwa adalah asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap kerugian finansial yang tak terduga seandainya terjadi risiko kecelakaan dan meninggal dunia. Misal, seorang ayah selaku pemberi nafkah utama meninggal usai terserang virus covid-19. Ayah tersebut akan meninggalkan anak serta istrinya. Bila sang ayah memiliki asuransi jiwa, keluarga yang ditinggalkan tidak akan kesulitan finansial karena adanya Uang Pertanggungan dari asuransi jiwa.

Untuk urusan klaim, ada baiknya menyimak pembahasan berikut ini:

Surat Kematian Tertanggung
Ahli waris akan menerima surat kematian dari rumah sakit atau pemerintah setempat usai Tertanggung meninggal dunia. Surat tersebut akan berisikan informasi terkait penyebab kematian dan informasi terkait data Tertanggung yang meninggal dunia. Surat ini diperlukan oleh perusahaan asuransi sebagai salah satu alat validasi sebelum Uang Pertanggungan diberikan kepada ahli waris.

Kontak perusahaan asuransi
Segera hubungi perusahaan asuransi. Biasanya, mereka akan memiliki departemen klaim yang akan memberikan informasi tentang proses klaim dan dokumen yang diperlukan.

Kelengkapan Surat dan Dokumentasi Lainnya
Selanjutnya, ahli waris juga harus menyiapkan beberapa dokumen dan surat lainnya untuk proses pencairan klaim asuransi jiwa. Dokumen yang dibutuhkan di antaranya, fotokopi identitas ahli waris, surat kematian, surat keterangan kepolisian (jika meninggal karena kecelakaan), dan dokumen yang diwajibkan lainnya. Terkait keterangan dari rumah sakit bisa berupa hasil pemeriksaan laboratorium, radiologi, dan lainnya.  

Mengisi Formulir Klaim Kematian
Lalu, perusahaan akan mengirimkan formulir klaim yang harus diisi oleh ahli waris. Ahli waris harus mengisi kelengkapan dari formulir klaim tersebut, menandatangani, dan mengembalikan formulir tersebut kepada perusahaan asuransi.

Lampirkan dokumen pendukung
Selain formulir klaim, Anda juga harus melampirkan dokumen-dokumen pendukung yang diminta oleh perusahaan asuransi. Dokumen-dokumen ini dapat mencakup:
a.    Sertifikat kematian pemegang polis: Dapatkan salinan sertifikat kematian yang sah dari otoritas yang berwenang.
b.    Bukti identitas: Sertakan salinan dokumen identitas resmi seperti KTP atau paspor.
c.    Polis asuransi: Lampirkan salinan polis asuransi jiwa yang sah.

Kirim klaim
Setelah formulir klaim dan dokumen pendukung terkumpul, silakan kirim ke perusahaan asuransi. Pastikan untuk mengirimkan formulir sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh perusahaan.

Menunggu Verifikasi dari Asuransi
Setelah menyerahkan seluruh kelengkapan dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan untuk klaim asuransi jiwa, ahli waris hanya perlu menunggu proses validasi dari perusahaan asuransi. Bila dokumen  dan syarat-syarat sudah lengkap, proses selanjutnya adalah pencairan klaim. Klaim asuransi jiwa biasanya berpotensi ditolak bila ada persyaratan yang tidak lengkap, polis lapse, kematian karena tindakan kriminal atau disengaja, dan ada beberapa faktor penyebab lainnya.

Butuh bantuan ?