Tekan Penyebaran COVID-19, Sequis Sukses Berikan Ribuan Rapid Test Gratis


Pemeriksaan rapid test menggunakan sampel darah. Sampel diambil dari pembuluh darah vena dan digunakan untuk mendeteksi antibodi

PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis) turut membantu pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Mengadakan Rapid Test gratis menjadi salah satu cara yang Sequis tempuh. Bekerja sama dengan rumah sakit rekanan Sequis, yakni RS Primaya (d/h Awal Bros), RS Mitra Keluarga, dan RS Hermina di wilayah Jakarta, Bogor Depok, Tangerang, Bekasi serta Karawang, Sequis menggelar Rapid Test Gratis selama 4 minggu mulai dari 27 April yang lalu hingga 22 Mei 2020. 

Total, Rapid Test Gratis kali ini diikuti oleh lebih dari 6.000 peserta di 27 lokasi di Jabodetabek yang dilakukan secara drive thru (di dalam mobil) serta walk in (datang langsung ke rumah sakit). Tentunya, Rapid Test dilakukan secara aman dan mengikuti seluruh peraturan dan prosedur medis yang sudah ditentukan.

 

Pemeriksaan rapid test menggunakan sampel darah. Sampel diambil dari pembuluh darah vena dan digunakan untuk mendeteksi antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Dengan begitu, pada tahap awal pasien yang mengalami infeksi ini dapat teridentifikasi lebih cepat.

"Kegiatan Rapid Test Gratis dari Sequis ini merupakan salah satu bentuk nyata kami untuk mewujudkan Your Better Tomorrow atau hari esok yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia. Kami merasa, ini menjadi kontribusi nyata yang bisa dilakukan untuk masyarakat dalam kondisi seperti sekarang ini," ujar Felicia Gunawan, Head of Corporate Branding, Marketing dan Communications Sequis.

Selain memberikan Rapid Test gratis bagi masyarakat, Sequis juga berdonasi dengan menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga kesehatan yang membantu berjalannya kegiatan tersebut. Semua kegiatan itu dilakukan Sequis sebagai upaya membantu Pemerintah dan Tenaga Kesehatan untuk menekan laju penyebaran COVID-19 dan penanganan cepat bagi masyarakat yang memiliki risiko terpapar COVID-19. 
 

Butuh bantuan ?