Bagaimana Bila Premi Asuransi Tidak Dibayar?

21 September 2021



Banyak orang mulai sadar dengan arti penting memiliki asuransi. Terutama selama pandemi covid-19. Sayangnya, masih ada saja nasabah yang alpa untuk ‘melakukan kewajibannya’ dengan baik, yakni membayar premi secara rutin. 

Ingin tahu apa yang akan terjadi bila premi asuransi tidak dibayar? Berikut ini beberapa hal yang akan terjadi. 

1.    Status sebagai nasabah ditangguhkan
Ketika mendaftarkan diri di perusahaan asuransi, Anda akan tercatat sebagai nasabah yang berhak atas manfaat sesuai dengan produk perlindungan yang dipilih. Misal, Anda memiliki asuransi kesehatan rawat inap. Namun bila pada suatu saat Anda lupa membayar kewajiban sebagai nasabah, status Anda akan ditangguhkan sementara. Waktu penangguhan ini berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan proteksi lainnya. Alhasil, Anda tidak bisa mendapatkan manfaat dari asuransi tersebut bila sewaktu-waktu memerlukan. 

Baca Juga
Metode Pembayaran Premi Asuransi | Mobile Banking
Metode Pembayaran Premi Asuransi | ATM
Asuransi Terbaik Tidak Selalu Memiliki Premi Mahal
Cara Menentukan Premi Asuransi Kesehatan Agar Terjangkau

 
2.    Klaim tidak dapat dicairkan 
Anda tidak dapat mengajukan klaim untuk biaya perawatan yang sudah dilakukan bila sewaktu-waktu mengalami musibah kecelakaan Alhasil, uang yang sudah Anda keluarkan tidak akan diganti oleh perusahaan asuransi. 

3.    Harus mengulang proses mendaftar dari awal 
Beberapa perusahaan proteksi biasanya memiliki batas waktu toleransi untuk kondisi lapse, atau telat bayar. Nah status Anda sebagai nasabah bisa dinonaktifkan bila lapse dan melewati batas waktu yang sudah ditentukan. Sehingga saat Anda hendak mendapatkan perlindungan kembali, Anda harus mengulang proses pendaftaran peserta asuransi dari awal. Termasuk di dalamnya melakukan medical check up ulang. 

Tentu hal-hal buruk tersebut sangat merepotkan dan merugikan, bukan? Lalu bagaimana cara agar Anda tidak mengalaminya? 

1.    Membayar premi tepat waktu 
Anda harus konsisten untuk menyetorkan sejumlah uang yang telah disepakati setiap bulan kepada perusahaan asuransi. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat dari asuransi yang sudah dipilih. 

2.    Gunakan sistem pembayaran yang mudah 
Ada banyak sistem pembayaran yang bisa dipilih, di antaranya melalui bank transfer, internet banking, mobile banking, autodebet kartu kredit, dan transfer melalui ATM.

3.    Jadikan asuransi prioritas 
Hindari kondisi lapse dengan menjadikan pengeluaran untuk pembayaran premi sebagai salah satu prioritas. Jadi, jangan menunda-nunda untuk membayar setelah Anda gajian.

Memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam membayar iuran adalah hal yang mesti Anda lakukan saat hendak menjadi nasabah. Sequis menyediakan layanan solution finder untuk membantu Anda menemukan produk perlindungan paling tepat dengan harga premi yang juga sesui dengan pendapatan Anda.  Yuk, langsung cek!

Butuh bantuan ?