Premi Asuransi Bayar Bulanan atau Tahunan, Pilih yang Mana?

29 Oktober 2021



Kata premi melekat dengan dunia asuransi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, premi diartikan  sebagai jumlah uang yang harus dibayarkan dalam waktu tertentu kepada asuransi.

Besar premi yang dibayarkan tiap orang berbeda-beda. Ada yang harus bayar lebih mahal karena memilih produk asuransi dengan plan/manfaat besar atau karena sudah punya riwayat penyakit. Ada pula yang bayar murah karena memiliki asuransi saat masih mudah serta sehat. Intinya, besaran biaya premi ditentukan oleh beragam faktor seperti usia tertanggung, cakupan perlindungan asuransi, rekam medis, jenis kelamin, hingga pekerjaan serta hobil nasabah.

Baca Juga
Cara Memillih Polis Asuransi
Memahami Polis dan Pengertian Asuransi Jiwa
Polis Asuransi Jiwa yang Perlu Anda Pahami
Kiat-kiat Memahami Polis Asuransi Pendidikan Anak
Istilah Penting dalam Polis Asuransi Jiwa

Selain urusan biaya, metode pembayaran premi juga berbeda-beda. Perusahaan asuransi memberi opsi kepada nasabah untuk membayar secara bulanan, kuartalan, semester, atau tahunan. Meski ada empat opsi, umumnya nasabah condong ke pembayaran premi secara bulanan atau tahunan.
Mau tahu apa kelebihan dan kekurangan kedua metode pembayaran tersebut? Yuk simak pembahasannya

Pembayaran Premi Bulanan
1. Tidak perlu menyiapkan dana besar karena dibayarkan dalam skema cicil per bulan.

2. Potensi lapse (asuransi ditangguhkan atau tidak berlaku) cenderung besar. Kondisi ini kerap terjadi karena nasabah biasanya lupa membayar premi pada tanggal atau jangka waktu yang sudah ditentukan

3. Harus sigap menyisihkan uang usai gajian untuk membayar premi. Nasabah juga dituntut untuk tidak tergiur menggunakan uang di sisa rekening agar premi bisa dibayarkan secara auto debit.

Pembayaran Premi Tahunan
1. Tidak perlu pusing memikirkan cicilan premi setiap bulan.
2. Bisa terhindar dari kondisi lapse (setidaknya untuk satu tahun ke depan)
3. Harus menyiapkan dana besar ketika sudah masuk jangka waktu pembayaran premi
4. Total premi yang harus dibayarkan lebih murah dibanding bulanan. 
5. Berpotensi mendapatkan beragam promo, di antaranya diskon atau cashback yang biasanya diberikan kepada nasabah yang membayar tahunan.

Lantas, metode pembayaran mana yang lebih baik? Kedua metode sama baiknya. Tinggal menyesuaikan kondisi keuangan nasabah. Bila punya dana lebih, sebaiknya pilih metode pembayaran premi tahunan karena akan mendapatkan keuntungan di atas. Namun bila bujet terbatas, ada baiknya pilih pembayaran premi bulanan agar arus kas bulanan lebih stabil.

Butuh bantuan ?