Menelaah Mitos dan Fakta Mengenai Vaksin Covid-19

12 Januari 2021



Berita mengenai pandemi covid-19 menghiasi keseharian masyarakat di seluruh dunia dalam satu tahun terakhir. Termasuk di Indonesia. Sejak virus covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020, tidak henti-hentinya media-media di Tanah Air memberitakan virus asal kota Wuhan, China tersebut.

Kini setelah covid-19 hampir satu tahun "mengendap" di Indonesia, pemberitaan mulai bergeser ke urusan vaksin. Sontak, berita tersebut memunculkan optimisme di berbagai kalangan bahwa pandemi bisa berakhir.

Akan tetapi, tak sedikit pula yang cemas dengan adanya pemberitaan tentang vaksin. Ini disebabkan informasi simpang-siur mengenai vaksin yang beredar, terutama di media sosial.

Nah, untuk meluruskan semuanya ada baiknya mencerna semua informasi yang berkaitan dengan vaksin. Berikut mitos serta fakta seputar vaksin covid-19 seperti dilansir dari laman MU Health Care:

Mitos: Vaksin covid-19 tidak aman karena jangka waktu pengembangan terlalu singkat
Fakta: Vaksin covid-19 sejauh ini terbukti aman dan efektif walau pengembangannya singkat. Sejumlah vaksin covid-19 yang sudah diciptakan telah melalui proses administrasi makanan dan obat yang sama ketatnya dengan setiap vaksin lainnya sehingga memenuhi semua standar keamanan.

Mitos: Ada efek samping alergi dari vaksin covid-19
Fakta: Dari beberapa peserta/relawan uji klinis vaksin memang melaporkan efek samping nyeri otot, menggigil, dan sakit kepala. Namun efek samping ini juga didapatkan dari uji coba vaksin lain. 

Mitos: Tak perlu menggunakan masker atau takut tertular setelah menerima vaksin Covid-19
Fakta: Dalam kondisi apapun, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik tetap diperlukan sampai sejumlah orang atau populasi memiliki kekebalan (herd immunity). 

Mitos: Penularan covid-19 bisa dari vaksin
Fakta: Tentu tidak. Karena Covid-19 tidak bisa ditularkan dari vaksin yang tidak mengandung virus hidup.

Masyarakat perlu memahami fakta virus covid-19 dan menjauhkan diri mitos yang justru menyesatkan. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih waspada dan tidak menganggap enteng virus ini serta menerapkan protocol kesehatan yang baik dan benar.

Sequis terus bekerja sama dengan mitra rumah sakit rekanannya untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat sebagai bentuk tanggung jawab sosial korporasi terhadap kondisi saat ini. Informasi terkini bisa didapatkan di www.sequis.co.id atau follow Instagram @sequisofficial.

Butuh bantuan ?