Sequis: Asuransi Jiwa | Asuransi Kesehatan | Investasi di Indonesia - Sequis - Your Better Tomorrow

Jenis Investasi Jangka Panjang yang Bikin Kaya

17 Oktober 2022



Anda tertarik berinvestasi untuk meningkatkan nilai uang pada masa depan dan berpotensi menjadi kaya? Investasi jangka panjang jawabannya. Investasi jenis ini punya potensi menghasilkan keuntungan dalam jangka waktu 5-10 tahun bila dilakukan secara cermat dan tepat. 

Namun sebelum membahas produk-produk yang direkomendasikan, yuk kita bahas dulu pengertian singkat investasi jangka panjang. Sesuai dengan namanya, hasil yang bisa didapat dari investasi jangka panjang tidak bisa cepat. Perlu proses dan masa tunggu guna menikmati keuntungan. Seperti dilansir situs Indonesia Stock Exchange IDXchannel.com, investasi jangka panjang memiliki tiga tujuan utama. Berikut daftarnya. 

Tujuan Investasi Jangka Panjang
1. Memperoleh pendapatan tetap dalam periode tertentu. Pendapatan tetap dari investasi jangka panjang bisa dalam bentu bunga, royalti, deviden, uang sewa, dan bentuk lain dari keuntungan memiliki saham.

2. Bagi pengusaha, investasi jangka panjang dapat digunakan untuk tujuan membentuk dana tujuan khusus. Di antaranya untuk kepentingan ekspansi, perluasan produk dan lain-lain.

3. Untuk investor individu atau personal, investasi jangka panjang bisa mewujudkan tujuan keuangan keluarga pada masa depan. Misal, untuk dana pendidikan anak, biaya ibadah umrah/haji, biaya membeli rumah atau kendaraan, serta kebutuhan dana pensiun.

Lalu, apa saja sih investasi jangka panjang yang ada sekarang ini? 
1.    Reksa dana
 
Reksa dana cocok untuk investor pemula yang tidak memiliki cukup waktu, pengetahuan, dan pengalaman untuk secara aktif mengelola investasi jangka panjang. Karena dalam praktiknya, modal dari investor akan dikelola oleh Manajer Investasi. Investasi reksa dana bisa dimulai dengan modal yang cukup rendah yakni mulai dari Rp100.000. Jumlah ini tentunya lebih rendah daripada Anda berinvestasi emas atau investasi properti.Jangka waktu pengambilan imbal hasil cukup beragam. Untuk jenis reksa dana saham, investor baru bisa merasakan cuan investasi pada tahun kelima. Sedangkan reksa dana campuran pada tahun 3-5, dan reksa dana pendapatan tetap pada masa 1-3 tahun. 

2.    Saham
Investasi saham adalah investasi jangka panjang yang banyak diminati karena produk ini cenderung memberikan profit yang lebih besar dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, keuntungan yang tinggi tentu diikuti dengan risiko kerugian yang juga tinggi. 

3.    Obligasi
Investasi obligasi atau surat utang bisa dilakukan dengan modal kurang dari Rp10 juta. Khususnya obligasi pemerintah, seperti ORI, SBR, Sukuk Ritel, Sukuk Tabungan, dan lainnya.

Sekarang surat utang pemerintah dijual secara online melalui e-SBN. Keuntungan investasi obligasi pemerintah, yaitu pokok dan kupon (return) dijamin negara sehingga tidak ada risiko gagal bayar. Minim risiko, cocok buat investasi pemula.

Baca Juga
Tips Agar Tak Gagal Dalam Melakukan Investasi
Ini Panduan Investasi untuk Pelajar dan Mahasiswa
Punya Kebiasaan Boros? Lakukan Ini Agar Bisa Investasi
Beberapa Tips Investasi untuk Perempuan Kekinian
Gaji Cepat Habis saat WFO? Perhatikan 3 Hal Ini

4.    Emas
Emas menjadi salah satu produk investasi favorit banyak orang. Menjadi favorit karena bisa dimulai dengan modal kecil namun memberikan imbal yang lumayan menguntungkan karena harga emas cenderung naik setiap tahun. 

Anda bisa investasi emas dalam bentuk emas perhiasan, emas batangan, logam mulia. Proses pembeliannya dapat dilakukan secara offline maupun online. Untuk saat ini, harga emas logam mulia Antam berada di kisaran Rp 900 ribuan per gram. Bila ingin pembelian secara online, Anda bisa membeli emas di e-commerce dengan modal kurang dari Rp50 ribu. 

5.    Properti
Investasi properti dapat berbentuk pembelian sebidang tanah, rumah, apartemen, atau gedung, kemudian disewakan atau jual dengan harga yang jauh lebih tinggi. Berinvestasi jangka panjang di properti harus jeli. Terutama dalam menentukan lokasi properti yang mau dibeli. Sebab salah memilih lokasi bisa membuat nilai properti stagnan.

Intinya, daftar investasi jangka panjang tersebut bakal menghasilkan cuan bila Anda menjalankannya secara benar. Jadi, ketahui secara lengkap mulai dari pengelolaan dana, sistem profit, risiko kerugian, dan lainnya. Ketahui juga kondisi dan kebutuhan pribadi, jangan sampai tren berinvestasi ini membuat dana darurat atau kebutuhan pokok belum tercukupi.

Butuh bantuan ?