Mengenal Vaksin Pfizer & Moderna Serta Atasi Efek Sampinya

28 September 2021



Vaksinasi covid-19 terus dipercepat oleh pemerintah. Terbaru, pemerintah mendatangkan vaksin Pfizer dan Moderna ke Indonesia. Kedua vaksin tersebut sudah mulai diberikan ke tenaga kesehatan sebagai booster atau vaksin dosis ketiga dan diberikan kepada masyarakat yang hingga saat ini belum divaksin.

Dilihat dari keterangan beberapa sumber, Pfizer dan Moderna merupakan vaksin berbasis messenger RNA (mRNA). Dibandingkan vaksin konvensional yang berisi virus yang dilemahkan, vaksin Covid-19 berbasis mRNA dilaporkan memiliki tingkat efikasi/kemanjuran yang tinggi. Vaksin ini sudah digunakan oleh banyak negara di Eropa dan Amerika Serikat. 

Perbedaan Pfizer dan Moderna
Pfizer:

1. Efikasi vaksin 95% - 100%
2. Interval waktu dari dosis 1 ke dosis ke 2 adalah 2-3 Minggu
3. Aman untuk anak usia 12 tahun ke atas dan ibu hamil
4. Keampuhan melawan varian delta setelah suntik dosis ke dua sebesar 96%

Moderna:
1. Efikasi vaksin 86,4% - 94,1%
2. Interval waktu dari dosis 1 ke dosis ke 2 adalah 4 Minggu
3. Aman untuk penyakit paru kronis hingga diabetes dan ibu hamil
4. Ampuh melawan varian delta sampai 6 bulan setelah suntik dosis ke dua

Efek Samping Pfizer
1. Nyeri pada tempat suntikan
2. Kelelahan
3. Sakit kepala
4. Nyeri otot
5. Nyeri sendi
6. Demam
7. Kedinginan

Efek Samping Moderna
1. Nyeri di tempat suntikan
2. Kelelahan
3. Sakit kepala
4. Nyeri otot
5. Nyeri sendi
6. Kedinginan

Baca Juga
Menelaah Mitos dan Fakta Mengenai Vaksin Covid-19
Sudah Pernah Terinfeksi Covid-19, Masih Perlu Suntik Vaksin?
Penyebab Stres Selama Pandemi Covid-19 dan Cara Mengatasinya
Ini Kondisi Tubuh yang Tidak Dibolehkan Divaksin Covid-19
Urutan Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Kedua vaksin memiliki efek samping yang nyaris sama. Alhasil, cara untuk mengatasi efek sampingnya juga hampir sama. Berikut tips mengatasi efek samping dari vaksin Pfizer dan Moderna yang sudah dirangkum dari beberapa sumber:

1. Mengurangi atau tidak mengonsumsi rokok dan makanan siap saji (junk food)
2. Mengonsumsi obat sakit kepala dan penurun demam bila gejala-gejala efek samping sudah muncul.
3. Istirahat dan sebisa mungkin tidak memaksakan aktivitas berat usai vaksinasi. Bila perlu ambil cuti selama dua hari setelah mendapat suntikan
4. Berolahraga. Mulai berolahraga 5-7 hari setelah vaksin. Ini dilakukan agar tubuh kembali fit sehingga dalam kondisi prima saat vaksinasi kedua.

Efek samping vaksin bisa diatasi. Jadi, jangan ragu untuk vaksin covid-19. Untuk ibu hamil atau memiliki riwayat penyakit berat bisa berkonsultasi dengan Dokter dan meminta saran cara mengatasi efek dengan lebih detail. Mari segera vaksin untuk membantu melindungi diri sendiri serta sesama dari serangan virus covid-19.
 

Butuh bantuan ?