Tujuan dan Rekomendasi Investasi Jangka Panjang

23 April 2021


Investasi jangka panjang memiliki tiga tujuan utama


Investasi jangka panjang patut dipertimbangkan bagi masyarakat yang ingin  mencapai tujuan keuangan pada masa depan. Namun sesuai dengan namanya, hasil yang bisa didapat dari investasi jangka panjang tidak bisa cepat. Perlu proses dan masa tunggu guna menikmati keuntungan.
Seperti dilansir situs Indonesia Stock Exchange IDXchannel.com, investasi jangka panjang memiliki tiga tujuan utama. Berikut daftarnya. 

Tujuan Investasi Jangka Panjang
1. Memperoleh pendapatan tetap dalam periode tertentu. Pendapatan tetap dari investasi jangka panjang bisa dalam bentu bunga, royalti, deviden, uang sewa, dan bentuk lain dari keuntungan memiliki saham.

2. Bagi pengusaha, investasi jangka panjang dapat digunakan untuk tujuan membentuk dana tujuan khusus. Di antaranya untuk kepentingan ekspansi, perluasan produk dan lain-lain.

Baca Juga
Memahami Strategi Investasi Jangka Panjang
Pilihan Investasi Jangka Panjang untuk Anak Muda

3. Untuk investor individu atau personal, investasi jangka panjang bisa mewujudkan tujuan keuangan keluarga pada masa depan. Misal, untuk dana pendidikan anak, biaya ibadah umrah/haji, biaya membeli rumah atau kendaraan, serta kebutuhan dana pensiun.

Lalu, instrumen investasi jangka panjang apa yang sebaiknya digunakan? Tentunya ini kembali lagi tergantung keputusan Anda dan keluarga. Saat ini, masyarakat sudah mulai memanfaatkan reksa dana saham untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang mereka, seperti pendidikan anak, dana pensiun, membeli rumah, dan lain sebagainya. 

Baca Juga
Investasi Jangka Panjang VS Jangka Pendek: Mana yang Terbaik

Bagaimana dengan risikonya? Tentunya setiap produk investasi memiliki potensi risiko, namun yang perlu dipahami, semakin besar kemungkinan risikonya, maka kemungkinan untungnya pun akan semakin besar. Bila Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk-produk untuk berinvestasi silakan cek di sini

Butuh bantuan ?