Tips dari OJK Bagi yang Tertarik Punya Asuransi Unit Link

8 April 2022



Produk asuransi unit link mendapat sorotan tajam dalam beberapa bulan terakhir. Itu terjadi setelah ada insiden terkait asuransi unit link yang membuat sejumlah kalangan berseteru dengan perusahaan asuransi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak tinggal diam. Juru Bicara OJK, Sekar Putih Djarot secara tegas meminta agar masyarakat mempelajari lebih dalam sebelum membeli asuransi unit link. Masyarakat juga diharapkan mengetahui bahwa asuransi unit link merupakan salah satu jenis produk asuransi yang dikombinasikan dengan fitur investasi.

"Produk unit link adalah jenis produk asuransi yang dikombinasikan dengan fitur investasi, unit link bukanlah tabungan. Sebagaimana investasi, unit link memiliki risiko penurunan investasi," kata Sekar diunggahan di laman Instagram OJK.

Anjuran OJK tidak sebatas itu. Berikut ini tips lengkap dari OJK yang diharapkan bisa dipahami oleh masyarakat sebelum membeli produk asuransi unit link. 

1. Memastikan perusahaan dan produk asuransi terdaftar dan diawasi OJK
Mengetahui perusahaan asuransi sudah terdaftar di OJK sangat mudah. Anda bisa mengecek langsung dengan telepon ke 157 atau WhatsApp ke nomor 081 157 157 157.

2. Pahami risiko investasi dalam asuransi unit link
Asuransi unit link merupakan kombinasi asuransi dan investasi. Sama seperti investasi lainnya, pergerakan investasi asuransi unit link juga fluktuatif. Naik dan turun nilai investasi bergantung ke kondisi ekonomi (domestik dan global), kondisi sosial politik, dan jenis investasi yang dipilih.

Baca Juga
Kenali Macam Asuransi Jiwa Agar Sesuai Kebutuhan
Rekomendasi Asuransi Jiwa Unit Link Terbaik 2021
Daftar Asuransi Jiwa Terbaik dan Tepercaya
Apa Saja yang Ditanggung dalam Asuransi Jiwa?
Asuransi jiwa yang Pas Untuk Anak Muda

3. Pahami hak dan kewajiban konsumen yang tertera di dalam polis asuransi
Baca dan pahami polis asuransi. Pastikan risiko-risiko yang diproteksi telah sesuai dengan kebutuhan yang didiskusikan dengan agen. Selain itu, nasabah harus mencermati isi polis pasal per pasal. Misal, pasal yang mengatur risiko yang dijamin, risiko yang dikecualikan, kewajiban pembayaran premi dan konsekuensi keterlambatan, prosedur pelaporan klaim dan dokumen yang dibutuhkan, serta prosedur pengaduan.

4. Pilih agen pemasar bersertifikasi
Konsultasi dengan agen / tenaga pemasar yang kompeten dan tersertifikasi dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Agen asuransi yang baik tidak akan menjanjikan nasabah bakal mendapat keuntungan besar dari investasi di asuransi unit link atau menjanjikan iming-iming komisi besar.

5. Evaluasi Polis Secara Berkala
Evaluasi kebutuhan proteksi dan investasi secara berkala. Bila ada perubahan kebutuhan, segera meminta perubahan jenis proteksi dan pilihan investasi.

Keberadaan OJK mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak terkait
Kegiatan asuransi melibatkan berbagai hak dan kewajiban antarnasabah dan perusahaan. Banyaknya aktivitas ekonomi yang dilakukan tetap harus berada dalam radar pantauan OJK. Sebab, kedua belah pihak berhak mendapatkan keadilan sehubungan dengan pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing. Nasabah memiliki kewajiban untuk membayarkan premi pada periode waktu yang disepakati. Sedangkan perusahaan memiliki kewajiban untuk menerima klaim nasabah dan membayarkan klaim nasabah sesuai dengan ketentuan.

Keberadaan OJK sangat penting untuk menjaga kegiatan asuransi agar berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan segala jenis pelanggaran akan mendapatkan sanksi tegas. Ketatnya peraturan yang dituangkan oleh OJK menjadikan kondisi persaingan usaha semakin baik karena hanya perusahaan dengan kinerja baik dan mampu memenuhi persayaratan saja yang akhirnya mampu bertahan. Usaha pengawasan ini penting sebagai bagian dari usaha menjamin kualitas pelayanan produk proteksi.

PT Asuransi Jiwa Sequis Life adalah perusahaan asuransi nasional yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak tahun 1984 dan memiliki kinerja keuangan yang baik. Pencapaian Sequis bisa Anda lihat secara lengkap di www.sequis.co.id.

Butuh bantuan ?