Anak Bisa Sekolah di Luar Negeri dengan Asuransi Pendidikan

6 Agustus 2021


Sequis memiliki produk asuransi pendidikan yang bisa mewujudkan keinginan anak mengenyam pendidikan di luar negeri


Melihat anak bisa bersekolah di luar negeri menjadi impian setiap orang tua. Sebuah mimpi besar yang tentunya membutuhkan dana besar pula. Selain biaya sekolah, pengeluaran untuk makan dan tempat tinggal di luar negeri yang terbilang besar juga harus disiapkan. 

Beasiswa dari pemerintah atau swasta menjadi salah satu cara yang bisa diambil agar pengeluaran bisa diminimalkan. Sayangnya beasiswa tidak bisa sembarang didapat. Sebab, kuota beasiswa sangat terbatas dan harus melewati beragam tes agar bisa lolos dan mendapatkan biaya pendidikan gratis di luar negeri. 

Sebetulnya ada acara lain agar dana pendidikan di luar negeri tidak terasa memberatkan kantong orang tua, yakni melalui program asuransi pendidikan.  

Lantas, bagaimana sistem asuransi pendidikan bekerja? Pada dasarnya, sistem jaminan di asuransi pendidikan mirip dengan tabungan. Jadi orang tua atau pemegang polis menabung secara rutin ke perusahaan asuransi dan mendapat timbal balik keuntungan berupa jaminan pembayaran biaya pendidikan setiap kali anak hendak masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, misal masuk SMP, SMA, atau Universitas.

Baca Juga
Memahami Cara Kerja Asuransi Pendidikan
Kiat-kiat Memahami Polis Asuransi Pendidikan Anak
Memilih Asuransi Pendidikan, Apa yang Harus Diperhatikan?
Pilih Asuransi Pendidikan atau Tabungan Pendidikan?
Jelang Tahun Ajaran Baru, Kenali Asuransi Pendidikan Terbaik

Selain itu, bila orang tua mengalami musibah, misal meninggal dunia, dana pendidikan untuk anak tetap dibayarkan sesuai jadwal yang telah disepakati dan perusahaan asuransi juga membayarkan Uang Pertanggungan (UP). 

Riset Sebelum Memiliki Asuransi Pendidikan
Sebagai awalan, Anda harus mencari tahu kisaran biaya kuliah per tahun dan biaya hidup yang dibutuhkan anak untuk masuk ke sekolah di luar negeri yang diinginkan. Setelah itu Anda perlu melakukan perhitungan untuk menentukan besaran UP (Uang Pertanggungan) yang dibutuhkan. 

Misal, Anda ingin menyiapkan biaya sekolah untuk masuk SMA di Indonesia dan biaya kuliah di luar negeri. Uang sekolah untuk SMA favorit di ibu kota berkisar di angka 25 juta per tiga tahun. Sedangkan biaya kuliah di luar negeri, misalkan Jerman adalah 3000-3500 Euro per tahun yang saat ini setara dengan kurang lebih Rp50 juta (https://ehef.id 26/07/2021). 

Untuk menyelesaikan hingga jenjang S1, artinya angka tersebut harus dikalikan dengan 4 tahun. Jadi dibutuhkan RP200 juta untuk biaya sekolah, belum termasuk biaya hidup. Maka, Anda memerlukan 225 juta untuk dana pendidikan SMA di Indonesia dan kuliah di luar negeri. Ketika memilih UP asuransi pendidikan, jumlah tersebut dapat dijadikan acuan.

Bila uang masuk dan SPP sudah disiapkan, selanjutnya Anda perlu memikirkan dana untuk keperluan lainnya setiap bulan, misalkan perlengkapan sekolah dan akomodasi. 

Nah, dari jumlah itu bisa menjadi gambaran produk asuransi yang akan dipilih. Termasuk UP serta dana pendidikan yang dibutuhkan. Sequis memiliki produk asuransi pendidikan yang bisa mewujudkan keinginan anak mengenyam pendidikan di luar negeri. Untuk detail produknya bisa dicek di sini atau Anda juga bisa berkunjung ke www.sequis.coid guna berkonsultasi dengan Sequis Personal Assistant untuk mendapatkan produk asuransi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Tersedia pula layanan Sequis Care di nomor telepon (62-21) 2994 2929.

Butuh bantuan ?