Hari Anak Nasional Momentum Kembalikan Keceriaan Anak-Anak

29 Juli 2021



Anak cerdas terliterasi, anak gembira dengan asah, asih, asuh, anak sehat dan gembira, anak cerdas, kreatif, dan informatif, serta anak resiliensi tangguh dengan kasih sayang adalah beberapa tema yang diangkat oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Hari Anak Nasional 2021 yang diperingati pada 23 Juli.

Perayaan Hari Anak Nasional 2021 terasa sedikit berbeda. Karena diperingati dengan dibumbui beragam cerita tidak mengenakkan yang dialami anak-anak. Seperti kita ketahui, anak-anak menjadi salah satu pihak yang dirugikan dengan adanya pandemi covid-19. Sudah sering kita dengar di pemberitaan dan kisah dari masyarakat bahwa banyak anak yang mengalami masalah pengasuhan karena orang tuanya positif Covid-19. Ada banyak pula yang mengalami depresi karena kurang kesempatan bermain & belajar lantaran harus 'di rumah saja'. Bahkan, ada yang mengalami nasib sial berupa tindakan kekerasan dari orang tua yang mengalami stres efek dari pandemi covid-19.

Jadi, alangkah baiknya Hari Anak Nasional 2021 menjadi titik balik buat semua pihak untuk kembali mengembalikan keceriaan, kemauan untuk belajar, dan menumbuhkan harapan buat anak-anak Indonesia.

Baca Juga
Asuransi Pendidikan, Perlu atau Tidak?
5 Keuntungan Memiliki Asuransi Pendidikan dari Sekarang
Cara Menentukan Asuransi Pendidikan untuk Anak
Memilih Asuransi Pendidikan, Apa yang Harus Diperhatikan?
Bagaimana Nasib Asuransi Pendidikan Bila Anak Wafat?

Orang tua menjadi pihak pertama yang harus berupaya untuk mewujudkan perkembangan anak secara wajar, baik jasmani, rohani, maupun sosial. Untuk jangka panjang, orang tua juga harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk menjamin masa depan pendidikan sang buah hati.
Putusan orang tua untuk memiliki asuransi pendidikan menjadi salah satu langkah tepat untuk menjamin ketersediaan biaya sekolah anak. 

Beberapa manfaat asuransi pendidikan:
1.    Sebagai alat untuk membantu mengumpulkan dana pendidikan.  Anda akan menyetor premi asuransi pendidikan setiap bulannya secara rutin untuk dana pendidikan buah hati Anda kelak.  

2.    Memberikan proteksi manfaat walaupun tidak sebanyak investasi saham, namun asuransi pendidikan memberikan proteksi jiwa kepada tertanggung. Bila tertanggung meninggal dunia, asuransi pendidikan akan memberikan uang pertanggungan kepada ahli waris sesuai dengan nilai yang disepakati bersama. 

3.    Asuransi pendidikan memberikan dana pendidikan sesuai dengan tingkatan pendidikan anak Anda. Lalu, Anda akan mendapatkan sejumlah dana dari perusahaan asuransi ketika anak Anda memasuki usia SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. 

Salah satu referensi dalam perencanaan keuangan yang saat ini lazim dilakukan adalah dengan rumus 10 + 20 + 30 + 40. Sebanyak 10 % dari pendapatan dialokasikan untuk kebaikan (zakat). Lalu, sebanyak 20 persen untuk masa depan, seperti dana pensiun maupun tabungan pendidikan anak. Ada pula alokasi 30 persen untuk cicilan semisal cicilan mobil atau rumah. Sedangkan 40 % digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bila Anda tidak memiliki cicilan, maka alokasi cicilan dapat dialihkan untuk dana masa depan ataupun kebutuhan.  

Jadi di momen Hari Anak Nasional 2021, sudahkah Anda memikirkan pendidikan anak dengan memiliki asuransi pendidikan? Bila belum, asuransi pendidikan dari Sequis dapat menjadi alternatif yang dapat Anda pertimbangkan. Baca profil produk-produk selengkapnya dengan klik di sini. Atau Jika Anda membutuhkan panduan lebih intensif dari personal care Sequis, hubungi di nomor telepon (62-21) 2994 2929 atau email ke care@sequislife.com.

Butuh bantuan ?