Sequis: Asuransi Jiwa | Asuransi Kesehatan | Investasi di Indonesia - Sequis - Your Better Tomorrow

Tips Investasi Reksa Dana untuk Investor Pemula

7 Oktober 2022



Investasi adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengelola keuangan dan mendapatkan kemandirian finansial pada masa depan. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mau berinvestasi dan terjebak dengan anggapan bahwa investasi sebagai sesuatu yang rumit. 

Padahal, informasi tentang investasi sudah bertebaran di dunia maya. Bahkan, sudah banyak produk-produk investasi yang mudah untuk dikelola oleh investor pemula. Salah satunya produk investasi reksa dana. 

Nah, demi membantu Anda berinvestasi reksa dana dengan cermat, kami berikan beberapa tips berikut ini:

Memilih Manajer Investasi yang Tepat 
Manajer investasi akan mengelola dana investasi reksa dana Anda. Untuk mengecek kualitas manajer investasi, Anda bisa cek izin usaha mereka di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian, cek prospektus atau instrumen yang dikelola manajer investasi tersebut. Manajer investasi yang tepercaya akan mengelola dana di instrumen-instrumen tepercaya pula.

Baca Juga
Penyebab Rencana Menabung Cuma Jadi Wacana
Solusi Investasi Usai Pasar Kripto Perlahan Menurun
3 Tips Investasi Saham untuk Masyarakat Gaji UMR
Tips Merdeka Finansial: Memiliki Asuransi Kesehatan Sequis
Tips Investasi Jangka Panjang untuk Pasangan Muda

Memilih Reksa Dana yang Sesuai Kebutuhan Anda 
Ingat, kebutuhan setiap orang berbeda. Itulah yang menyebabkan motivasi dalam berinvestasi menjadi beragam pula. Ada yang ingin menggunakan imbal hasil untuk liburan ke luar negeri, ada yang ingin membeli rumah, biaya sekolah, menikah, atau menyiapkan dana pensiun. Nah, apa tujuan utama Anda? Coba tetapkan dahulu karena tujuan ini amat menentukan investasi reksa dana yang akan dipilih.

Bila Anda mengharapkan sarana investasi jangka panjang dengan pengembalian optimal dan tidak takut dengan risiko, Anda dapat memilih reksa dana saham. Namun bila membutuhkan hasil dalam jangka pendek dan ingin risiko minim,  Anda bisa memilih investasi reksa dana pasar uang. 

Sesuaikan Investasi dengan Profil Risiko Anda
Memahami profil risiko dan potensi keuntungan juga merupakan cara memilih investasi reksa dana agar sesuai dengan goal investasi. Tingkat risiko dan keuntungan antara reksa dana pasar uang dengan saham tentu berbeda.

Baca Juga
Kiat Investasi untuk Milenial Zaman Now
Gaji Cepat Habis saat WFO? Perhatikan 3 Hal Ini
Apa itu Dana Darurat dan Asuransi?
Tips Belanja yang Sehat saat Musim Liburan
Fungsi dan Tugas Manajer Investasi

-    Konservatif, biasanya lebih memilih investasi reksa dana yang aman sehingga cocok dengan instrumen investasi yang imbal hasilnya tidak terlalu besar tetapi bergerak stabil seperti investasi reksa dana pasar uang.

-    Moderat, memiliki karakteristik menerima fluktuasi jangka pendek dan potensi keuntungan yang lebih tinggi dari inflasi dan deposito. Cocok dengan investasi reksa dana campuran, risiko relatif rendah, dibandingkan reksa dana saham. 

-    Agresif, biasanya sangat siap untung dan rugi, siap kehilangan sebagian besar dana investasinya untuk imbal hasil besar. Tipe ini cocok untuk berinvestasi di investasi reksa dana saham.
 

Butuh bantuan ?