Berapa Biaya yang Diperlukan untuk Rawat Penyakit Kritis?


Penyakit kronis atau penyakit kritis bisa menghampiri seseorang secara mendadak. Bahkan, olahragawan atau masyarakat umum yang 'doyan' olahraga jogging & bersepeda serta menjalani pola hidup sehat bisa terserang salah satu dari penyakit kronis, yakni penyakit jantung.

Contoh kasusnya ada banyak. Beberapa waktu lalu, ada seorang pria dewasa yang mengalami serangan jantung ketika bersepeda melewati fly over di Jakarta. Ada pula kisah pilu pesepak bola asal Argentina Sergio Aguero yang harus pensiun dini karena divonis mengalami aritmia jantung atau kelainan irama jantung. 

Biaya Pengobatan Penyakit Kritis
Pengobatan penyakit kritis tidak bisa sembarang. Bahkan pengobatan dan tindakan/operasi untuk menyembuhkan penyakit kritis hanya bisa dilakukan di rumah sakit dengan fasilitas dan alat kesehatan yang memadai. Jadi, tak heran bila biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan penyakit tersebut bisa sangat mahal. 

Baca Juga
Cara Cegah Ngantuk Usai Vaksinasi Covid-19
Urutan Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Covid-19
Rekomendasi Hampers di Masa Pandemi Covid-19
Beli Asuransi Kesehatan sebelum Covid-19 Varian Mu Menyebar
Ibu Hamil Bisa Divaksin Covid-19, Apa Saja Syaratnya?

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa penyakit kritis yang bakal menimbulkan biaya pengobatan mahal.

1. Jantung
Jantung adalah organ yang sangat vital. Tak heran bila biaya pengobatannya sangat mahal. Bila sudah mengalami penyumbatan arteri, pasien bisa dibebankan biaya rumah sakit dari Rp50 juta hingga sRp500 juta. 

2. Asma dan COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease)
Emfisema dan bronkitis adalah contoh penyakit yang termasuk ke dalam jenis COPD. Asma dan COPD bisa muncul karena faktor genetik atau dipicu polusi udara semakin tinggi. Untuk penyakit ini, Anda harus membayar biaya pemeriksaan gejala awal, yaitu melalui tes spirometri  (mengetes fungsi pada paru-paru). Lalu, Anda membayar biaya tambahan untuk obat-obatan dan konsultasi dengan dokter. Sementara itu, biaya untuk tindakan operasi dapat menghabiskan hingga ratusan juta Rupiah.

Baca Juga
Rekomendasi Asuransi Penyakit Kritis Sequis
Teliti Hal Ini Sebelum Punya Asuransi Penyakit Kritis Sequis
Asuransi Penyakit Kritis saat Pandemi Covid-19, Perlukah?
Rekomendasi Produk Asuransi Penyakit Kritis untuk Milenial
Waspada Kanker Prostat, Ayo Miliki Asuransi Penyakit Kritis

3. Kanker
Seorang penderita kanker membutuhkan berbagai pengobatan di antaranya radioterapi, kemoterapi, serta operasi. Biaya untuk kemoterapi berkisar Rp4-5juta. Sedangkan untuk pengobatan radioterapi menghabiskan biaya sebesar 6 juta rupiah. Selain itu ada operasi yang menelan biaya mulai dari Rp100 juta. Apesnya, biaya-biaya tersebut belum termasuk biaya untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan obat-obatannya. 

4. Diabetes
Diabetes biasanya disebabkan oleh faktor genetik, usia, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat. Pasien harus melakukan serangkaian pengobatan di antaranya seperti berkonsultasi dengan dokter, mengonsumsi obat-obatan, minum suplemen khusus, hingga operasi. Pengobatan diabetes tipe ringan menghabiskan biaya sebesar Rp4 juta rupiah per bulan. Sedangkan pengobatan diabetes kronis bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta Rupiah.

Pengobatan dan perawatan penyakit kritis sangat mahal. Oleh karena itu, ada baiknya Anda memiliki asuransi penyakit kritis. Terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kritis. Dengan memiliki asuransi, Anda bisa terhindar dari krisis keuangan atau terlilit hutang bila sewaktu-waktu mengindap penyakit krtiis dan perlu mendapatkan perawatan medis. 

Produk asuransi apa yang harus dimiliki seseorang agar terproteksi dari asuransi penyakit kritis? Sequis System and Organ Function Insurance (SOFI) patut Anda pertimbangkan. Sebab, SOFI memberikan perlindungan komprehensif atas risiko penyakit kritis termasuk untuk penyakit-penyakit baru yang belum pernah ada sebelumnya. Selain itu, SOFI juga memberikan tambahan dana untuk memaksimalkan manfaat asuransi kesehatan Anda.

Informasi seputar produk SOFI bisa dicari melalui www.sequis.co.id. Bila memiliki pertanyaan, Anda bisa hubungi Sequis Care di (62-21) 2994 2929, WhatsApp ke 08111 33 2222 atau email ke care@sequislife.com setiap Senin-Jumat pukul 08.15 – 17.00 WIB.

Butuh bantuan ?